Rabu, 12 Oktober 2016

PENANTIAN YANG BAHAGIYA

Bagaimana sayang,, udah tanggal 20 nie belum ada tanda-tanda juga, untuk kelahiran buah hati kita..?? (sang suami membuka pembicaraan kepada sang istri) 
Sabar sayang kan gak apa2 lewat satu minggu atau cepat satu minggu dari prediksi..
tapikan nggak enak juga sayang dank ditanya terus nieh sama teman-teman, kapan babynya lahir,, padahalkan udah masuk prediksi..
kali aja salah hitung yaa sayang yaa..
mudah-mudahan dokter sama bidan nya salah hitung, kasian ibu kita udah nungguin lama, anak belum juga lahir, hehehe mana besok ibu mertuamu mau ke bengkulu sayang..
haaahh yang benar saja ibu mertuaku mau ke bengkulu,, apa nggak terlalu cepat beb,, ??
entahlah sayang namanya orang tua khawatirnya gimana gitukan...
yaa udahlah kita tunggu aja besook... mudah-mudahan baby kita lahir besok Aaamiiinn...

keesokan harinya, ibuku udah kasih kabar kalo diya udah dijalan, menuju kota bengkulu, perjalanan selama 6 jam kemungkinan jam 2 atau jam 3 itu ibu udah sampai kekostan kami, kasian si ibu diyakan mabuk berat kalo naik mobil, tapi ya sudahlah diya udah mau kebengkulu tanpa harus menunggu kelahiran buah hati kami..
tiba-tiba saja jam 12.30 telpon berdering 
Pak nie travel mau mintak alamat kontrakan kalian dimana ya?? soalnya ada bapakmu mau kerumah kalian..
Jl. Salak 3A No. 15 Depan Cemara dekat Hotel Sindu sebelum pos Polisi panorama ntar saya jemput aja dijalan biar nanti ketemu.

wah ternyata bapak saya juga kebengkulu ingin turut menantikan sibuah hati kami, senangnya...

Rabu, 10 Agustus 2016

UNTUK YANG 9 BULAN DIDALAM PERUT

tanggal 1 januari sebelum pajar menyingsing, waktu subuh juga belum berakhir,,, dikeheningan waktu itu, serta dalam keadan dingin mencekam, tiba-tiba saja...
Suamiku....??? suamiku..?? cobadeh lihat hasilnya,,, coba deh cobaa giliran kmu
iyaa istriku saiiyank..? ada apa saiiyank,,, mana bagian suamimu ingin mencoba jugaa apakah hasilnya sama..?
cobalah suamiku cobalah (rasa tak percaya)
sang suamipun mengikuti saran istri,,,
"Dank celupkan disana, ditempat mangkok kecil ituu.."
"heeem okeeh deehh coba di coba".. emang yang Neng ap hasilnya saiyank"...
"aiii cobalah saiiyank,, liat aj sendiri" (senyum tak percaya)
"nieeehhh saiiyank,, garisnya kox satuu yaa,,,"
"iiihh dank nie di diayun ayun dulu dong"
"haaaahhhh yayaya,,,"
tiba-tiba saja

Jumat, 19 Februari 2016

IJAB QOBUL

Kegundahan dan kegelisahan apakah aku bisa hidup bersamamu, bisa bersanding denganmu di Pelaminan, bisa bercanda tawa di setiap harinya bersamamu... pertanyaan ini selalu terbesit dalam benak pikiranku, selalu menjadi lamunan khayalanku, tapi pada akhirnya waktu yang ku nantikan telah tiba, Degub Jantungku semakin cepat, butiran nasi terasa tak mau lewat dalam tenggorokanku, kegelisahan melanda membuat aku tak bisa terlelap. Pada Akhirnya tibalah waktu ini untukku mengucapkan Ikrar Suci di Depan Penghulu, 21-11-2015 hari yang penuh Kebahagiyaan, penuh haru, penuh suka cita, dan akhirnya detak jantung yang berdegub kencang, seakan perlahan kembali normal, butiran nasi sudah mulai lalu lalang melewati tenggorokan, suhu tubuh yang naik turun kembali kedalam keadaan normal. 
Kebahagiyaanku sungguh tak dapat ku gambarkan hari itu, akhirnya mimpi untuk hidup bersamamu mulai bisa ku tata, apakah ini mimpi, apakah benar-benar sudah menikah ??? (pertanyaan masih belum percaya), setelah kita lewati lika-liku perjalanan yang kadang entah harus diapakah, yang terkadang membuat kita ingin mengakhiri hubungan kita, hingga menghilang satu diantara kita. iyaa kita sudah menikah saiyank, perlahan kita mengarungi bahtera rumah tangga kita, mulai melewati hidup yang penuh suka Cita, lika liku hidup yang sebenarnya, yang dibangun oleh dua insan yang penuh Cinta.
Bahagiya terus ya saiiyank bersamaku, jangan lupa Bersyukur, karna dalam setiap Syukur kita Allah akan menambahkan nikmat dan kebahagiyaan pada kita.